Selasa, 17 Juli 2012

Tanabata Ala DIPOGAKU


Tanabata. Apa sih tanabata? kalau kamu adalah orang awam akan berfikir ini nama suatu tempat atau makanan, sama kayak aku sebelum temenku menjelaskannya. Tanabata itu adalah salah satu kebudayaan Jepang yang biasanya diadakan dua kali setahun. Biasanya di festival Tanabata ini dicirikan dengan pohon bambu dan kertas harapan.
Malam ini aku mengikuti acara Tanabata yang diadakan oleh salah satu komunitas J-Lovers Semarang, khususnya mahasiswa UNDIP, yang bernama DIPONEGORO DAIGAKU no HIKARI (DIPOGAKU). Acara diadakan di Taman KB. Acaranya dimulai jam setengah tujuh malam, sebenarnya sih rencananya jam 4 katanya tapi ya taulah orang Indonesia. Hehe. 
Acara Tanabata ala DIPOGAKU diawalai dengan menyantap makanan onigiri dan kroket yang dibuat oleh Devi-san. Lalu ada pengenalan tentang Tanabata dan DIPOGAKU oleh ketua/sesepuhnya DIPOGAKU mas ..... (maaf mas aku lupa nama anda. hehe).Lalu ada Games dan pembuatan kartu harapan dan makan ramen (YEAH!!). Karena aku hanya mengikuti acara sampai jam setengah delapan jadi hanya itu aja yang aku tahu. Hehe. Sepertinya di acara itu juga ada acara akustikan.
Sebenernya diacara ini aku sedikit bingung. Aku ini termasuk panitia atu peserta sih, soalnya baru kali ini aku ikut ngumpul dan belum pernah menghubungi mereka lewat FB atau jejaring sosial lani sebelumnya. Tapi ya apa boleh buat kalau sudah dianggap sebagai anggota DIPOGAKU. Well, sebenarnya aku nggak terlalu tertarik untuk ikut komunitas ini. Tapi kayaknya sangat sayang untuk tidak mengikuti kegiatannya, dan kembali ke masa-masa SMP(aku suka jepang2an dari SMP sd SMA kelas 1). Semoga aja anggota dari DIPOGAKU asik-asik dan bisa bekerja sama.
 どうぞよろしくおねがいします

Minggu, 15 Juli 2012

MNT (Makan Nonton Tidur)


Bagi sebagian mahasiswa sekarang adalah waktu yang paling dinanti atau malah dihindari. Kenapa? Karena sekarang adalah waktu libur yang sangat-sangat panjang, dinanti karena dapat terhindar dari tugas/laporan tanpa henti dan dihindari karena menanti keluarnya hasil ujian semster. Memasuki musim libur panjang ini kebanyakan mahasiswa menjadi mahasiswa yang hanya memilki 3 kegiatan yang biasanya tidak dibilang kegiatan dalam waktu aktif kuliah, yaitu NONTON, MAKAN, dan TIDUR. 
Nonton, makan dan tidur, 3 kegiatan yang biasanya menjadi kegiatan monoton saya selama liburan ini. Apalagi selama saya masih berada di semarang, mungkin dalam sehari saya hanya melakukan 3 kegiatan tersebut. Tapi karena berhubung laptop saya dalam kegitan tidak baik, maka saya lebih sering terselamatkan dari virus  MNT ini. Yah walaupun akhirnya dapat terlepas saya merasakan satu perasaan yang sering saya benci yaitu GALAU.
Jika musim liburan sudah menghantui daerah Tembalang, maka serasa hidup di kota mati dan itu akan membuat anda bingung bagaimana bertahan hidup di sini. Beberapa faktornya yang paling memberikan pengaruh besar adalah banyaknya tempat makan yang tutup, terputusnya koneksi wifi kampus sehingga anda harus mencari warnet yang buka, banyaknya teman-teman yang sudah pulang, dan masih banyak hal yang dapat membuat anda seperti orang bingung.
Tetapi biasanya hal ini hanya akan bertahan selama 4-5 hari saja, karena cukup padatnya kegiatan-kegiatan di kampus UNDIP ini. Yah memang hidup itu harus sabar. Orang sabar itu disayang Tuhan (ya kan?)