Sabtu, 25 Juni 2011

Kereta Ekonomi Semarang-Jakarta

Jam sudah menunjukkan jam 17.30, hatiku tidak tenang menunggu sms. *tinut.tinut.tinut (suara hp). ok akhirnya sms dibalas dan saya pun akhirnya tenang karena sudah ada yang akan mengantar saya ke stasiun poncol, Semarang. pada hari itu tanggal 24 Juni 2011, saya pulang ke Bekasi dengan menggunakan jasa kereta api. saya dan teman-teman saya, namanya Joko dan Rizky. 
Kami naik Kereta Ekonomi. Sebenarnya saya pesimis akan pulang hari itu, karena pada hari senin kami sudah kehabisan tiket. tetapi Joko dan Rizki sangat bersemangat untuk pulang hari jum'at. sehingga mereka rela antri untuk mendapatkan tiket itu, walaupun harus mengantri panjang seperti antri mendapatkan minyak subsidi. untungnya mereka berhasil selamat dan perjuangan mereka tidak sia-sia, kami mendapatkan tiga tiket kereta api ekonomi dengan tempat duduk yang seharga Rp.35.000.
Bandeng crispy dan bandeng otak-otak

Kembali ke awal cerita. Sebelum menuju ke stasiun Poncol. saya menyempatkan diri untuk membeli oleh-oleh bandeng. ketika di toko B******, saya memesan dua bandeng crispy. tetapi teman saya, PYG, menyarankan untuk mencoba bandeng otak-otak. jadinya saya memebeli satu bandeng crispy dan asatu bandeng otak-otak.
dengan sisa waktu 50 menit kami menuju stasiun poncol. setelah sampai di stasiun poncol saya menanyakan keberadaan rizky dan joko. saya kesal karena ternyata mereka belum ada di stasiun poncol dan merekalah yang membawa tiket keretanya. dan ketika saya mengetahui bahwa mushollanya ada di dalam stasiun, sedangkan saya belum punya tiket sehingga saya tidak dapat masuk. saya pun kesal dan  mengucapkan beberapa kata yang tidak pantas. pyg menawarkan solusi untuk membeli tiket peron sehingga kami bisa masuk. ok jadi saya menerima sarannya dan akhirnya kami masuk.
 stasiun Poncol, Semarang
 
Kami pun lanmgsung menuju mushola terdekat dan melaksanakan sholat maghrib. satu hal yang membuat saya terkesan dengan mushola tersebut yaitu air wudhunya. air tesebut berasa asin. sesaat saya ragu untuk wudhu tapi saya pun menetapkan hati untuk wudhu dengan air tersebut.
 Musholla Stasiun Poncol

Setelah shoat, kami menunggu kedatangan joko dan rizki di dalam stasiun. joko datang 15 atau 20 menit sebelum jam 7. sedangkan rizki, mueeepet buanget sama jam 7. tapi akhirnya kami bertiga bisa berangkat, padahal rencanya saya dan joko akan meninggalkan rizki jika dia telat.
Kereta tersebut berangkat jam 7 teng. dan menempuh waktu 8-9 jam. Kesan saya ketika berada di dalam kereta api ekonomi adalah panuh orang dan puanas seperti sedang spa kata joko. saya duduk di dekat jendela, joko di sebelah saya dan rizki duduk di sebrang diapit oleh mbak-mbak ndut dan bapak-bapak kurus. tetapi ada asiknya juga di dalam kereta api ekonomi ini yaitu rame dan banyak jajanan (banyak yang jualan). tetapi saya bisa tidur nyenyak di sini walaupun ribut, karena saya punya sifat tidur seperti k***. hehe. rizki pun juga begitu, dia tidur menyandar pada mbak-mbak di sebalah kanannya dan memberikan kenangan-kenangan pulau, tapi untungnya langsung dilap pake baju sama rizki. sedangkan joko dia hanya tidur sekita 30-45 menit. joko mengomentari saya dan rizki kalau orang gendut mudah tidur. saya pun langsung memandangnya dengan tatapan "maksud lo?".
saya dan rizki turun di stasiun bekasi jam setengah 3. sedangkan joko turun di stasiun senen. yah itulahg perjalanan Semarang-Bekasi menggunakan Kereta Api Ekonomi.
Gambaran di dalam kereta api ekonomi:
Kereta Api Ekonomi
Penumpangnya banyaaaaaakk...

Saking banyaknya ada yang duduk di bawah..
 Jajanan datang.. \^^/